JAKARTA – pantau24jam.net. Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, buat heboh di media sosial soal hubungan kedekatan Presiden Prabowo dan Sekertaris Kabinet Teddy Indrayana.
Video itu diunggah di akun YouTube Amien Rais Official. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan apa yang disampaikan tokoh reformasi itu adalah tidak benar atau hoaks.
Menurut Meutya, video tersebut memuat narasi fitnah, pembunuhan karakter, serangan personal, serta ujaran kebencian yang ditujukan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian dari upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa,” ular Meutya dalam pernyataan resminya pada Jumat, (1/5/2026).
la juga menyatakan pemerintah akan mengambil langkah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Pihak yang membuat, mendistribusikan, dan/atau mentransmisikan video tersebut secara sadar dinilai telah melakukan pelanggaran hukum, sebagaimana diatur dalam UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 ayat (2).
“Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk mendorong literasi digital dan memastikan bahwa kebebasan berekspresi berjalan seiring dengan tanggung jawab,” tutur Meutya.
Video pernyataan Amien Rais terkait kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang sempat viral kini telah hilang dari kanal YouTube Amien Rais Official.
Awalnya video tersebut beredar luas di berbagai media sosial. Hasil penelusuran terhadap video tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata bersumber dari akun YouTube Amien Rais Official.
Belakangan video tersebut ada keterangan yang menyebutkan video tersebut tidak lagi tersedia, karena adanya keberatan resmi yang disampaikan oleh pemerintah.
Per pukul 13.51 WIB Sabtu (2/5/2026), video tersebut sudah tak ada lagi di kanal YouTube Amien Rais Official.
Meski sumber video awal sudah tak ada, video tersebut tetap menjadi perbincangan hangat di media sosial. Potongan-potongan videonya pun telah disebarkan di media sosial.
(*)
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok






