Owner Fenny Frans (FF), Koar-koar Bravo BPOM-Polri, Netizen: “Samaji’ko Dulu Mercurit”

MAKASSAR – pantau24jam.net. Owner kosmetik asal Makassar, Fenny Frans (FF), koar-koar melalui postingan di status media sosialnya.

Dalam postingannya, Fenny Frans mengapresiasi BPOM Makassar dan Polri atas kinerja yang dinilainya berhasil menggerebek produk racikan di Makassar.

Bacaan Lainnya

“Terimakasih banyak buat @bpom-ri, @bpom Makassar dan Polri atas kinerja nyatanya yang berhasil menggerebek produk racikan yang besar di Makassar,” tulis FF dalam postingan status Facebooknya, dikutip Minggu (24/5/2026).

FF juga menyampaikan bahwa masih ada owner-owner besar di Makassar yang berkeliaran menjual produk bermerkuri.

“Masih banyak pak owner-owner besar di Makassar yang masih berkeliaran dengan bangganya di FB memperlihatkan pencapaian team mereka dalam menjual produk mercuri ini,” tulis FF pada unggahan yang sama.

“Izin pak supaya masyarakat aman dari mercuri, tolong berantas lagi yang besar-besar pak yang lagi ramai di FB penjualannya, berkali-kali masuk warning BPOM. Bahkan pintarnya owner-owner lain pun membuat produk BPOM real sabun, toner, cream siang, tapi cream malamnya forte,” lanjut postingan FF.

“Jadi mari pak tolong buka mata dan hati kita karena masih terlihat dengan jelas sampai detik ini siapa saja owner-owner besar yang masih aman dan tidak sama sekali tersentuh,” sambungnya lagi.

Di akhir postingannya, Fenny Frans menyampaikan permohonan maaf apabila video tersebut membuat para penjual racikan merasa sedih. Namun menurutnya, tujuan dirinya hanya untuk mengingatkan.

“Mohon maaf jika video ini membuat kalian penjual racikan sedih. Sejatinya saya hanya ingin menyelamatkan kalian dari hasil harta yang tidak berkah. Ingat dunia sementara akhirat selamanya dan apa yang kita lakukan itu yang akan kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.

Postingan Fenny Frans tersebut kemudian mendapat cibiran dari netizen. Bahkan, sebagian netizen mengingatkan agar tidak saling menjatuhkan sesama owner, terlebih jejak rekam FF disebut pernah berada di posisi yang sama.

“Samaji’ko dulu mercurit, harta yang didapatkan juga hasil mencurit dulu, jadi tak usah koar-koar. Gila pansos, hehe,” tulis salah satu netizen mengomentari postingan FF.

“Alahhhhh, padahal dulu viral ji produknya juga mercuri, haha,” timpal netizen lainnya.

“Owner pertama yang jualan non BPOM atau racikan dia mi itu pelakunya sudah bertahun-tahun. Sekarang pun tak bisa dipercaya produknya 100 persen BPOM, masih banyak di lapangan yang beredar,” sindir netizen lainnya.

“Jangan’moko koar-koar anu, seharusnya kamu yang dipenjara bukan malah suamimu, kayak tong apa di situ, merasa paling aman sekali produknya, ” sentil netizen lainnya.

“Pernahki juga di posisi itu toh? Saya setuju orang yang speak up tapi jangan FF deh. Naif rasanya untuk percaya bahwa speak up ta bukan karena persaingan bisnis. Biarkan creator-creator lain yang speak up yang tidak ada indikasi persaingan bisnisnya,” cibir netizen lainnya.

“Sama-samajie’ko maling teriak maling, harta yang kamu dapatkan tidak mungkin dari hasil BPOM sebelumnya? Tentu tidak kan, ditahuji jejak kelammu, kasihan kodong niat hati mau jatuhkan malah dirujak, sannang’moko urus mi urusanmu,” timpal netizen lainnya.

“Kalau saya jadi Fenny Frans malu ma koar-koar begini karena natahu semuaji orang, kemarin suamimu dipenjara karena kasus yang samaji,” tambah netizen lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, postingan status Fenny Frans masih dibanjiri cibiran dan celaan dari netizen yang menilai sikap tersebut tidak pantas.

(Id Amor)
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok

Pos terkait