JAKARTA – pantau24jam.net. Presiden Prabowo memberi penghormatan terakhir kepada Jenderal TNI (Purnawirawan) dan sekaligus Menteri Pertahanan RI Periode 18 Oktober 2014 hingga 23 Oktober 2019, Ryamizard Ryacudu.
Ryamizard lahir pada 21 April 1950. Ia adalah lulusan Akabri Darat pada 1974. Kariernya mulai menanjak saat menjabat Pangdam V/Brawijaya pada 1999 yang dilanjutkan dengan menjadi Pangdam Jaya/Jayakarta pada 1999-2000.
Pria berusia 64 tahun ini kemudian diangkat menjadi Pangkostrad pada tahun 2000 dan menjabat hingga 2002. Ryamizard kemudian duduk di posisi Kepala Staf Angkatan Darat hingga 2005.
Keluarga besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berduka, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang telah berpulang, pada Ahad, (31/5/2026).
Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, para prajurit, serta seluruh insan pertahanan yang pernah mengenal dan bekerja bersama dengan almarhum dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan sosok pemimpin yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, keteguhan prinsip, serta kecintaan yang besar terhadap Tanah Air.
Sepanjang perjalanan pengabdiannya, almarhum memberikan kontribusi penting dalam menjaga kedaulatan negara dan memperkuat sistem pertahanan nasional.
Pengabdian tersebut mencapai salah satu tonggak penting ketika beliau dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019.
Bagi Kementerian Pertahanan, almarhum bukan hanya seorang mantan Menteri Pertahanan, tetapi juga figur yang meninggalkan jejak kepemimpinan, semangat pengabdian, dan komitmen yang kuat dalam membangun pertahanan negara.
Berbagai pemikiran, kebijakan, dan pengabdiannya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Kementerian Pertahanan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Langkah tegap para prajurit mengantar Sang Jenderal menuju tempat istirahat panjangnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta.
Prosesi pemakaman militer –sebuah penghormatan tertinggi yang hanya diberikan kepada mereka yang menyerahkan seluruh hidupnya demi tegaknya merah putih– akan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Tembakan salvo ke udara mengiringi kepulangan sang patriot menuju keabadian.
Selamat jalan, Jenderal. Selamat menunaikan tugas terakhir. Pengabdianmu telah tunai, namun semangatmu akan terus bergaung di setiap jengkal tanah air yang pernah kau jaga.
Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar mempunyai kesan mendalam terhadap almarhum mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Ryamizard merupakan sosok yang mempunyai sikap tegas, tapi humanis.
Menurut dia, Ryamizard memiliki muka yang terlihat garang. Namun, di balik itu dia memiliki sifat yang sangat humanis.
“Walaupun kelihatan mukanya garang, tapi humanis. Jadi, artinya tegas terukur gitu,” katanya.

(Biro Infohan Setjen Kemhan RI)
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok






