Jokowi Asbun Bun Bun

Jokowi Asbun Bun Bun

by M Rizal Fadillah

Bacaan Lainnya

Kuasa hukum Jokowi Yakup Hasibuan menyatakan nanti di persidangan ijazah SD hingga S1 akan ditunjukkan oleh Jokowi. Persidangan yang mana ? Mungkin yang dimaksud adalah persidangan yang sedang diproses pidana kini dengan Tersangka yang dipaksakan  Roy Suryo, Rizal Fadillah, Rustam Efendi. KurniaTri Rayani, dan Tifauzia Tyassuma.

Ungkapan yang diperkuat oleh kader PSI bahwa itu untuk membuat terang status ijazah Jokowi dipastikan hanya omon-omon dan sekaligus sebagai upaya penyesatan atau pembodohan dari sang raja pembohong kepada seluruh rakyat Indonesia.
Keberadaan ijazah itu terus dimanipulasi dengan keaslian yang dipalsukan.

Disebut omong berkelanjutan (sustainable omon-omon) karena omongan serupa sudah sering didengar sejak zaman batu (stone age) “ti baheula keneh ” yang pada prakteknya tidak pernah terbukti. Kapan Jokowi hadir dan memperlihatkan ijazahnya di persidangan perdata, CLS, atau KIP ? Persidangan pidana Bambang Tri dan Gusnur pun Jokowi ternyata zonk. Memang ia pengecut dan asbun. Asal bunyi.

Penyesatan dari omon-omon dan ungkapan kuasa hukum sangat memilukan. Pembohongan yang terang-terangan.
Dalam kasus “pencemaran dan fitnah” Polda Metro Jaya, sesungguhnya ijazah SMA dan S1 Joko Widodo sudah disita (in beslagneming) oleh pihak Kepolisian saat pemeriksaan Jokowi di Surakarta. Statusnya tentu sudah menjadi barang bukti.

Sampai cacing dapat berbulu pun tidak mungkin Jokowi bisa menunjukkan ijazahnya. Yang berwenang untuk memperlihatkan di persidangan adalah Jaksa Penuntut Umum bukan Jokowi. Karenanya pembodohan publik ini harus dihentikan. Citra diri terbuka dan beritikad baik ini ternyata memang palsu. Tidak Jokowi, tidak pula kader PSI –all termul behave the same way.

Ketika semua bersumber pada Jokowi, maka jelas artinya Jokowi itu asbun bun bun. JPU bukan hanya wajib menunjukkan ijazah Jokowi tetapi juga memastikan bahwa ijazah itu asli. Mampu membantah perbedaan dengan ijazah Frono Jiwo, Hary Mulyono, Sri Murtiningsih, atau Bambang Rudy Harto. Memberi alasan perbedaan tandatangan Dekan serta menampilkan hasil uji forensik lengkap baik usia kertas, usia tinta, kepastian foto, maupun kejanggalan watermark Gadhaj Adam.

Tanpa ada bukti asli yang teruji forensik secara lengkap, jujur, dan terbuka maka semua pihak telah berkonspirasi dalam suistainable omon-omon baik Jokowi, kuasa hukum, kader PSI, Polisi, Jaksa, dan semua pihak yang telah menyebut bahwa ijazah Jokowi itu asli, termasuk tentu saja omon-omon tuan Rismon.

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 27 April 2026
Semua asbun bun bun.

Pos terkait