JAKARTA – pantau24jam.net. Penyelesaian persoalan sampah regional Bandung Raya segera menemukan cara baru yang cukup melegakan banyak pihak, termasuk para kepala daerah di dalamnya.
Sampah yang hingga kini sulit ditangani, bahkan TPA Sarimukti sudah tak lagi mampu menampung, kini muncul gagasan baru penanganan sampah dari sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Bandung Raya.
Pasalnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menandatangani kesepakatan bersama untuk mendorong TPA Sarimukti waste to energy.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Plaza Kuningan Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Kesepakatan tersebut menghasilkan rencana untuk mendorong TPA Sarimukti waste to energy melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
“Sudah diteken Pak Menteri (Lingkungan Hidup). Nanti kita akan punya PLTSa waste to energy, ujar Dedi Mulyadi dalam unggahannya usai penandatanganan tersebut.
Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM itu juga menyebut terdapat dua lokasi pembangunan PLTSa dalam waktu dekat, yakni di TPA Sarimukti (Bandung Barat), serta di TPA Kayumanis (Kota Bogor).
Menurut KDM, momen penandatanganan kesepakatan pembangunan PLTSa tersebut merupakan jawaban atas perencanaan yang selama ini dilakukan tanpa disertai eksekusi.
“Setelah bertahun-tahun kita ngurusin agar punya PLTSa, ratusan kali rapat, ratusan kali studi banding, ratusan kali kunjungan ke luar negeri, ternyata selesai dengan satu kali telepon , dua kali pertemuan,” ujarnya.
Selain bersama Menteri Hanif Faisol, penandatanganan juga dilakukan Bupati Purwakarta, Bupati Bandung Barat, Wali Kota Cimahi, Wali Kota Bandung, Wakil Bupati Cianjur, serta Wali Kota Depok.
“Tempatnya di Sarimukti dan Kayumanis (Kota Bogor). Urusan sampah kita selesaikan,” ucapnya semangat.
(*)
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok






