Di Hari Buruh, Presiden Prabowo Janji & Komitmen Sejahterakan 6 Juta Nelayan Indonesia

JAKARTA – pantau24jam.net. Presiden Prabowo Subianto berjanji bakal menyejahterakan jutaan nelayan di Indonesia. Janji itu disampaikan Prabowo saat menghadiri momen May Day dihadapan para buruh di Jakarta. Jum’at, 1/5/2026.

“Pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, nelayan diurus,” kata Prabowo.

Bacaan Lainnya

“Semuanya nanti kurang lebih ada 6 juta nelayan yang akan kita perbaiki hidupnya dengan anak dan istri 20 juta lebih rakyat Indonesia. Hidupnya akan lebih baik, hidupnya akan sejahtera,” lanjut Prabowo.

Pemerintah tengah menyiapkan peresmian 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dengan target pembangunan sekitar 1.500 kampung nelayan setiap tahunnya.

Program KMNP ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pembangunan sarana dan prasarana perikanan dari hulu hingga hilir, serta pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan.

Kampung nelayan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk infrastruktur rantai dingin seperti cold storage serta pabrik es untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan agar kualitas hasil tangkapan tetap terjaga.

Sebanyak 1.000 kapal kecil akan terintegrasi dalam program KNMP dan dikelola oleh koperasi desa, sementara kapal-kapal besar akan mendukung operasi laut lepas bersama BUMN perikanan Agrinas Jaladri Nusantara.

Program ini diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 500 ribu tenaga kerja, bahkan hingga 600 ribu orang dalam ekosistem industri perikanan nasional.

Di samping itu, Presiden juga mengumumkan pengesahan peraturan terkait perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan dalam peringatan Hari Buruh Internasional, hari ini.

Langkah ini menandai upaya pemerintah memperkuat perlindungan tenaga kerja di sektor perikanan sekaligus menegaskan keberpihakan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir.

“Saudara-saudara sekalian, ada satu lagi hadiah untuk buruh. Saya baru saja tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 25 tahun 2026 tentang ratifikasi konvensi International Labour Organization nomor 188, untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan,” tandas Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyampaikan terus bertekad untuk berusaha menghilangkan korupsi dari bumi Indonesia. Ia juga menegaskan mendukung Undang-undang Perampasan Aset yang menjadi salah satu tuntutan para buruh dan pekerja pada momentum ini.

“Saya mendukung Undang-Undang Perampasan Aset, saya mendukung. Enak saja, sudah nyolong enggak mau mengembalikan aset,” tegasnya.

(BPMI Setpres)

Pos terkait