Kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia Bekasi, 6 Orang Meninggal Dunia

BEKASI – pantau24jam.net. Sebuah truk molen menabrak kerumunan warga di Jalan Cut Mutia,

tepatnya di depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), pada Ahad (1/11/2026) sekira pukul 16.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Sebuah truk molen pengangkut semen bernomor polisi B 9548 MV mendadak hilang kendali hingga terguling dan menimpa sejumlah warga yang tengah berdiri menunggu bus di pinggir jalan.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Joko Sembodo mengatakan, data korban masih terus didata oleh petugas di lapangan.

“Sementara data yang kami terima, ada 12 korban. Enam orang di antaranya meninggal dunia,” kata Joko saat dihubungi. Ahad, 31/10/2026.

Data sementara kepolisian, enam korban meninggal dunia berinisial A, SH, ARS, SNL, MF, dan S.

Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka. Mereka berinisial S, D, MM, NJ, R, dan F.

Berdasarkan laporan awal kepolisian, truk molen bernomor polisi B-9548-MV melaju dari arah UNISMA menuju Rawapanjang.

Saat tiba di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan Tumijan itu diduga mengalami masalah pada sistem pengereman.

“Dugaan sementara, kendaraan mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat menguasai kendaraan,” ujar Joko.

Truk kemudian oleng ke arah kiri dan menabrak sejumlah orang yang berada di depan bangunan di sisi jalan.

Dalam kecelakaan tersebut, enam korban meninggal dunia.

Sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi.

Para korban luka dirawat di RS Siloam Sepanjang Jaya dan RS Juwita.

Sementara korban meninggal dunia sebagian dibawa ke RS Siloam Sepanjang Jaya dan RSUD Kota Bekasi.

Joko mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

“Untuk penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” kata Joko.

Polisi telah mengamankan pengemudi truk serta kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara, mencari saksi, dan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Kasus kecelakaan ini selanjutnya ditangani Tim 3 Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.

Dahsyatnya hantaman truk molen yang terguling tak hanya melindas para penunggu bus, tetapi juga merusak fasilitas umum dan bangunan sekitar.

Pagar serta tembok kampus BSI hancur berantakan, sementara neon box identitas kampus dan tiang tempat pemberhentian bus (halte) roboh disapu badan truk.

Petugas kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekeliling lokasi untuk keperluan olah TKP mendalam serta sterilisasi area.

Bro

Pos terkait