ISRAEL – pantau24jam.net. Dua mantan pejabat Israel menyebut negaranya kalah lawan pejuang Hamas di jalur Gaza, Palestina.
Mantan Menteri Kehakiman Israel, Haim Ramon, menegaskan, Israel secara keseluruhan telah kalah perang melawan Hamas dan pejuang Palestina di Gaza.
Haim Ramon menyampaikan pendapatnya itu dalam wawancara radio, Kamis (11/4/2024).
Ia menilai, Israel telah dikalahkan secara strategis di jalur Gaza.
Menurut Haim Ramon, Israel tidak mencapai satu pun tujuan atau target yang ditetapkan pemerintah, setelah sekitar tujuh bulan perang lawan Hamas.
Ketika diminta pendapatnya oleh pembawa acara dalam wawancara itu mengenai status perang di Gaza saat ini, Haim Ramon menyebut Israel mencapai kemenangan taktis, namun mengalami kekalahan strategis.
“Kami tidak mencapai satu pun tujuan yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Haim Ramon seperti diberitakan Palestine Chronicle yang mengutip hasil wawancara radio itu.
Haim Ramon juga mengkritik rencana tentara Israel menyerang Rafah yang dihuni sekitar 1 juta pengungsi warga sipil Palestina.
Haim Ramon menilai, upaya mengalahkan pejuang Hamas tidak tercapai sama sekali.
Bahkan Israel gagal mencapai target yang ditetapkan yakni membebaskan ratusan warga Israel yang disandera Hamas.
“Pemerintah bilang akan ada tekanan militer untuk melepaskan sandera, tapi ternyata tidak terealisasi,” katanya.
Karena kekalahan lawan Hamas di Gaza, Ramon mendesak Kepala Staf Militer Israel mengambil tanggung jawab dan mengundurkan diri.
Pendapat senada disampaikan mantan
perwira tempur Israel yang tidak disebutkan namanya.
Media Israel, Yedioth Ahronoth memberitakan pendapat mantan pejabat militer Israel itu.
Menurutnya, penarikan tentara Israel dari Khan Yunis merupakan strategi keliru. Sebab, pejuang Hamas sekarang mendapatkan kembali kendali atas kota terbesar di Jalur Gaza itu.
Ia mengakui, tidak mudah mengalahkan pejuang Hamas. Ia juga menilai, situasi moral dan semangat tempur tentara Israel mulai terkikis.

(*)





