Korban Akibat Longsor di Luwu Kini Jadi 14 Orang, (Pj) Gubernur Sulsel : Evakuasi Masih Berlanjut, Logistik Minim

LUWU – pantau24jam.net. Korban meninggal akibat Longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan kini bertambah menjadi 14 orang.

Delapan orang di antaranya terjadi di Kecamatan Latimojong, enam orang korban terjadi di Kecamatan Suli Barat. Hal itu disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

Dia menyebut, dari laporan Pj Bupati dan Kapolres Luwu, sebanyak 14 orang meninggal dunia di Luwu akibat bencana alam.

Bahtiar mengatakan, akses jalan menuju Kecamatan Latimojong masih belum bisa diakses lewat darat. Sementara di sisi lain warga di lokasi butuh logistik.

“Data terbaru dari Bupati dan Kapolres Luwu walaupun sedang melakukan verifikasi, terakhir di Kecamatan Latimojong, sampai jam 02.17 malam, Sabtu, 4 Mei 2024 terdata 8 warga kita yang meninggal dunia dan hingga saat ini akses jalan masih sulit”, ujar Bahtiar dalam keterangannya usai mengunjungi warga yang mengungsi di Luwu, Sabtu dini hari, 4 Mei 2024.

Paling penting memang mobilisasi bahan pokok warga-warga kita, karena mungkin persediaan di atas sana mulai berkurang melalui udara. Kami berharap mungkin dari dukungan instansi jajaran pemerintah pusat dan lainnya untuk membantu jalur udara. Harapnya.

Selain Kecamatan Latimojong, Kecamatan Suli Barat juga menelan korban sebanyak enam orang. Bahtiar memohon kepada masyarakat Sulsel agar mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana.

“Kabupaten Luwu ini juga di Kecamatan Suli Barat data terbaru sampai jam 02.17 Wita warga kita yang meninggal dunia sebanyak 6 orang, dan totalnya itu di Luwu 14 orang. Sekali lagi atas kejadian ini kami menyampaikan duka yang mendalam dan turut berbelasungkawa,” ucapnya.

Bahtiar Baharuddin juga telah menetapkan Provinsi dan seluruh Kabupaten Kota di Sulsel siaga bencana.

“Seluruh Kabupaten Kota dan Pemprov sudah menetapkan status tanggap darurat. Silakan gunakan BTT pakai untuk tangani kejadian di alapangan. Sabarki semua dan berdoa Allah SWT, semoga diberikan pertolongan kepada kita semua”, terang Bahtiar. Jumat, (3 Mei 2024).

“Kami mohon doa untuk saudara kita diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami pastikan mengendalikan proses ini Bersama TNI Polri dan lainnya untuk memberikan pelayanan masyarakat dan paling utama memastikan keselamatan korban dan warga terdampak itu kmi atasi semua”, pungkas Bahtiar.

Untuk informasi, enam daerah di Sulsel terdampak bencana alam, yakni di Luwu, Pinrang, Wajo, Sidrap, Enrekang dan Sinjai. Terparah ada di Luwu, Wajo dan Sidrap. Luwu sendiri terjadi longsor yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia.

(*)

Pos terkait