41 Cabor Tidak Ikut Raker dan Pengurus KONI Jeneponto Yang Hadir Hanya Sepertiga dari 80 orang 

JENEPONTO – pantau24jam.net. Pelantikan Pengurus KONI Kab. Jeneponto dihadiri langsung KONI Sulsel Darmawangsah Muin, Bupati Jeneponto serta unsur Muspida dan para Cabang Olahraga (Cabor).

Pelantikan Pengurus KONI Jeneponto dilanjutkan Rapat Kerja (Raker) bertempat di Baruga Kalabbirang Kompleks rumah jabatan Bupati Jeneponto, Bonto Sunggu Jalan Kenanga No. 1 Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Kamis, 23/7/2026.

Bacaan Lainnya

Namun setelah memasuki tahapan Rapat kerja KONI Jeneponto, 60 menit setelah acara Pelantikan Pengurus KONI Jeneponto para Cabor sebagian besar sudah tidak berada dilokasi kegiatan.

Salah satu pengurus cabang olah raga, Pak Siama dari Cabor Wushu yang juga peserta Raker menyampaikan bila Raker KONI Jeneponto tidak qorum.

“Raker KONI Jeneponto tidak qorum, ada 41 Cabor yang ada di Jeneponto tapi hanya ada 5 cabor yang tinggal di dalam ruangan Raker”, terang Pak Siama.

Cabang olahraga yang masih tinggal ini karena masih menghargai Forum KONI, yang lainnya tidak ikut karena merasa tidak di undang dalam Raker dan dianggap Cabor tidak dibutuhkan di rapat kerja KONI. Tambahnya.

“Buktinya, saat pembahasan Tata tertib (Tatib) Raker KONI yang dipimpin oleh Sudirman Sappara dan pengurus yang hadir hanya sepertiga dari 80 an orang pengurus KONI serta 5 cabor dari 41 Cabor. Dari kondisi tersebut, 5 cabor lebih memilih meninggalkan Forum”, tegas Siama.

Bila inginkan prestasi yang maksimal, maka jangan selalu anggap remeh setiap tindakan. Pengurus KONI Jeneponto harus bertanggungjawab dengan cabang olahraga terutama agenda besar yang didepan mata.

“Waktu semakin dekat untuk Pekan olahraga provinsi (Porprov) Sulsel di Wajo dan Bone, KONI belum menyelesaikan Raker, belum ada arah program kerja”, jelasnya.

Sedangkan atlit, pelatih butuh vitamin dan biaya bertanding, serta pengurus cabor butuh operasional untuk sarana dan prasarana organisasi. Kami harap KONI Jeneponto profesional. Sambungnya.

“Karena itu, segera agendakan ulang Raker dan pengurus KONI seluruhnya wajib hadir minimal harus qorum ditambah cabang olahraga. Jangan asal nama saja sebagai pengurus KONI”, tegasnya.

Yudhi

Pos terkait