MAKASSAR – pantau24jam.net. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menetapkan kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) se-Sulawesi Selatan untuk masa bakti 2025–2030.
Penetapan ini dibacakan langsung oleh Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, S.Kom., MM., di Sekretariat DPTW Sulsel, Kota Makassar. Kamis (14/8/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri kader PKS se-Sulsel dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube PKSTV Sulsel.
Dalam sambutannya, Anwar Faruq mengingatkan tiga tugas utama yang harus segera dijalankan pengurus DPTD terpilih.
Pertama, melengkapi struktur DPD di seluruh bidang. Kedua, membentuk DPC di daerah yang belum memiliki kepengurusan. Ketiga, menggelar musyawarah daerah pada 5–7 September 2025.
Penetapan pengurus diawali dengan pembacaan SK DPP PKS oleh Sekretaris DPW PKS Sulsel, Kasman, S.Kom.
Untuk Kabupaten Jeneponto, susunan pengurus DPTD masa bakti 2025–2030 yakni: Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Muh Basir, Sekretaris MPD Saryono, Ketua DPD H. Zainuddin Bata, Sekretaris DPD Abdul Ghalib, dan Bendahara DPD Sri Wahyuni.
Selain itu, Ketua Bidang Kaderisasi (BK) DPD La Ode Muhammad Fazal, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) Ashar Abdi, dan Sekretaris DED Rivaldo.
Pergantian pucuk pimpinan DPD PKS Jeneponto menjadi sorotan. Zainuddin Bata resmi menggantikan Andi Tahal Fasni Karaeng Sutte yang sebelumnya memimpin PKS di Butta Turatea.
Andi Tahal Fasni kini dipercayakan sebagai Ketua Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik DPW PKS Sulsel.
H. Zainuddin Bata, legislator senior yang telah tiga periode duduk di DPRD Jeneponto dari Fraksi PKS ini mengaku tak menyangka akan dipercaya memimpin partai.
“Saya juga baru tahu ini. Saya yang naik jadi Ketua karena memang tidak pernah urus itu,” ungkap H. Zainuddin Bata melalui telpon WhatsApp, Kamis (14/8/2025).
Meski demikian, ia menegaskan akan memaksimalkan peran PKS di Jeneponto.
“Ke depan, yang jelas bagaimana bisa PKS berkibar dan menyala di Kabupaten Jeneponto, InsyaAllah,” tegasnya.
Posisi Sekretaris DPD PKS Jeneponto tetap dipercayakan kepada Abdul Ghalib Siantang, yang diharapkan dapat menjaga kesinambungan kerja organisasi.
Dengan formasi baru ini, PKS Jeneponto diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan pengaruh politiknya menjelang agenda politik di masa mendatang.
“Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan”, pungkasnya.

A Rahman / Karpas





