Viral, Fenomena Sinkhole Tiba-Tiba Muncul di Sawah Sumatera Barat

LIMAPULUH KOTA – pantau24jam.net. Fenomena alam berupa sinkhole atau lubang besar yang tiba-tiba muncul di tengah sawah Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menghebohkan warga setempat pada awal Januari 2026.

Lubang raksasa ini muncul tanpa peringatan dan langsung menjadi perhatian publik serta viral di media sosial karena permukaan tanah yang tiba-tiba ambles di area persawahan milik warga setempat.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut pertama kali terlihat oleh seorang petani yang sedang menggarap sawahnya pada siang hari. Tanah yang awalnya rata tiba-tiba menganga membentuk lubang besar. Jum’at, (16/1/2026).

Seiring berjalannya waktu, lubang tersebut mulai terisi air yang kemudian berubah warna menjadi biru kehijauan menyerupai telaga alami.

Fenomena seperti ini dikenal dalam ilmu geologi sebagai sinkhole, yaitu lubang yang terbentuk ketika bagian bawah permukaan tanah runtuh atau amblas ke rongga bawah tanah.

Proses ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan sering terjadi di wilayah yang memiliki karakteristik batuan tertentu, seperti karst atau batu kapur, yang mudah larut akibat air bawah tanah.

Menurut para ahli, keberadaan batuan kapur dan sistem sungai bawah tanah di kawasan Nagari Situjuah Batua memperbesar kemungkinan terbentuknya rongga di bawah tanah.

Ketika rongga ini makin besar akibat pelarutan batuan oleh air, lapisan tanah di atasnya yang tidak lagi mendapat dukungan kuat akhirnya runtuh, membentuk sinkhole seperti yang terjadi di sawah warga.

Proses terbentuknya sinkhole bisa dipengaruhi oleh sejumlah faktor alamiah maupun aktivitas manusia di permukaan. Secara alami, aliran air hujan yang meresap melalui tanah dapat melarutkan batuan yang mudah larut, seperti batu kapur, dari waktu ke waktu hingga menciptakan rongga bawah tanah yang besar.

Ketika kondisi ini terjadi, lapisan tanah di atasnya menjadi rapuh dan akhirnya amblas.

Selain itu, perubahan kadar air tanah, seperti saat permukaan tanah terlalu basah pasca hujan lebat atau permukaan air bawah tanah yang turun akibat pemompaan untuk kebutuhan irigasi, juga dapat memicu lubang runtuh secara tiba-tiba.

Perubahan mendadak ini membuat struktur tanah tak lagi seimbang sehingga lebih mudah runtuh.

Fenomena sinkhole tidak hanya terjadi di Sumatera Barat. Di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Thailand, maupun lokasi lain di dunia, sinkhole telah tercatat muncul baik karena proses geologi alami maupun faktor lain seperti perubahan pola drainase dan penggunaan air tanah yang intensif.

Walaupun fenomena ini terlihat menarik karena bentuk lubangnya yang dramatis, ahli geologi dan pihak berwenang telah mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi sinkhole.

Salah satu kekhawatiran utama adalah kondisi tanah di sekitar lubang yang bisa saja rapuh dan rawan runtuh kembali tanpa peringatan.

Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar menyatakan bahwa studi lebih dalam dengan metode seperti geolistrik diperlukan untuk memetakan kondisi bawah tanah dan menentukan penyebab serta potensi risiko lanjutan.

Tanpa pemahaman tentang struktur bawah tanah, area sekitar sinkhole masih berpotensi mengalami kejadian serupa.

Potensi bahaya lain dari sinkhole adalah ketidakstabilan tanah di sekitarnya yang dapat mengancam bangunan, infrastruktur, dan keselamatan warga apabila terjadi runtuhan lanjutan.

Kondisi ini menandakan bahwa fenomena sinkhole bukan hanya masalah estetika atau hal yang menarik secara visual, tetapi juga masalah keselamatan publik.

Sementara itu, air yang terus mengisi lubang sinkhole dapat menciptakan perubahan tekanan di dalam tanah, yang pada gilirannya mengubah pola aliran air bawah tanah dan bisa menyebabkan kerusakan pada sistem irigasi atau sumber air di sekitar area kejadian.

Masyarakat setempat dan pihak berwenang kini terus memantau perkembangan lubang tersebut. Tim geologi diperkirakan akan turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran dan investigasi yang lebih rinci dalam beberapa hari mendatang.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan data ilmiah lebih akurat mengenai penyebab sinkhole serta strategi mitigasi yang tepat.

Fenomena sinkhole di Sumatera Barat mengingatkan bahwa tanah yang tampak stabil di permukaan bisa menyimpan struktur bawah tanah yang rapuh.

Oleh sebab itu, tindakan pencegahan dan kajian geologi perlu menjadi prioritas, terutama di daerah yang memiliki karakteristik geologi rawan seperti batu kapur.

(*)

Pos terkait