PALEMBANG – pantau24jam.net. Anggota Denpom II/Sriwijaya mengamankan Serda RN, terduga pelaku penembakan yang menewaskan Pratu Ferischal di Cafe Panhead, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Saat ini, Serda RN yang berdinas di Batalyon Raider 200 Gandus masih menjalani pemeriksaan intensif di Denpom II/Sriwijaya Palembang.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania membenarkan bahwa anggotanya telah mengamankan Serda RN pasca insiden penembakan tersebut.
“Ya, yang bersangkutan sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Denpom II/Sriwijaya,” ujar Yordania saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).
Sementara itu, pihak keluarga korban meminta agar kasus penembakan tersebut diproses secara transparan dan pelaku dihukum seberat-beratnya.
Faradita, adik kandung Pratu Ferischal, mengatakan keluarga tidak ingin kasus tersebut ditutup-tutupi karena menyangkut hilangnya nyawa seseorang.
“Kami minta kasus ini jangan ditutupi. Harus transparan karena ini menyangkut nyawa orang. Kakak saya meninggal karena ditembak, jadi pelaku harus dihukum setimpal sesuai perbuatannya,” tegas Faradita.
Pratu Ferischal diketahui berdinas di Denkesyah Kesdam II/Sriwijaya. Ia menjadi prajurit TNI sejak tahun 2022 dan telah berpangkat Prajurit Satu (Pratu).

“Untuk tersangka Sertu MRR berhasil diamankan saat yang bersangkutan berada di area parkir RS Bhayangkara. Pelaku beserta para saksi saat ini masih diamankan di Madenpom II/4 dalam keadaan aman untuk pemeriksaan lebih lanjut, kata Kadispen TNI AD Brigjen Donny Pramono dalam keterangannya. Ahad (17/5).
Ia juga menjelaskan Denpom II/4 Palembang segera melakukan olah TKP, memeriksa 21 saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk autopsi.
Donny menyampaikan hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri yang mengakibatkan pendarahan berat.
“Untuk senpi rakitan jenis korek api yang digunakan ditemukan di rumah saudara DS, alamat Kelurahan Srimulya, Sematang Borang pada Sabtu malam pukul 20.15 WIB,” ucapnya.
Ia juga menyebut Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam menangani kasus secara mendalam sampai tuntas.
Berkas perkara MRR sesegera mungkin dilimpahkan ke Otmil I-05 Plg dan perkara DS akan segera dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.
“Dapat kami informasikan, untuk upacara pemakaman militer almarhum Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan Sabtu sore pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang dalam keadaan khidmat,” terangnya.
Donny menjelaskan peristiwa itu bermula saat kedua pihak berada di lokasi hiburan malam. Sekitar pukul 02.30 WIB terjadi cekcok antara Pratu BI dan Sertu MRR terkait masalah pribadi hingga berujung perkelahian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban dan pelaku sama-sama berada di lokasi hiburan malam tersebut sambil menikmati live music.
Diduga terjadi senggolan yang memicu percekcokan hingga berlanjut menjadi perkelahian.
Dari keterangan saksi di lokasi, korban dan pelaku sempat terlibat baku hantam bersama beberapa rekannya. Dalam situasi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dari pinggangnya lalu menembak korban hingga mengenai bagian perut sebelah kanan.
Korban yang terkapar bersimbah darah langsung dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 03.30 WIB.
Personel Polsek Ilir Barat I dipimpin Kanit Reskrim AKP A Rafiq langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

(*)
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok





