JENEPONTO – pantau24jam.net. Sampah menumpuk dan menyengat berserakan di tepi jalan Lingkar, Jalan Ikhsan Iskandar Kr Tumpu tidak jauh dari Masjid Agang Je’ne Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kab Jeneponto Sulsel.
Kondisi jorok ini dikeluhkan warga sekitar karena dinilai sangat mengganggu terutama Jeneponto Gammara kini tidak Gammara lagi. Selain agang Je’ne juga sampah menumpuk di depan kantor Dinas Perhubungan Jeneponto.
Sampah yang berserakan itu kebanyakan bungkusan sampah plastik dan potongan kain serta sterofoam bekas. Pemandangan sampah diletakkan begitu saja di pinggir jalan, padahal berada di jalan utama dan lokasi penghijauan.

Alimuddin mengatakan, sampah yang menumpuk karena sengaja dibuang begitu saja di jalan, sehingga mengganggu warga sekitar dan pengendara yang melintas.
Terutama pengendara motor, sebab otomatis bau menyengat tidak sedap tercium dari arah tumpukan sampah bila melintas dijalan Lingkar tersebut.
“Sampah yang dibuang disini sudah cukup lama, kadang kalau dibersihkan akan menumpuk lagi. Dikira di sini tempat pembuangan sampah akhir (TPA), padahal bukan”, ujarnya. Jum’at, 10/5/2024.
Dirinya pun menduga ada juga pengendara yang melintas membuang sampah di tempat tersebut.
“Mungkin pas malam dibuang kesini, kalau pagi sudah menumpuk gitu. Mungkin pengendara juga sengaja membuang sampah pas malam hari, pas jalan lagi sepi”, katanya.
Yang sangat disayangkan pemerintah Kelurahan Empoang seolah cuek dengan kondisi keindaham kota, juga instansi terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Jeneponto bisa dianggap tidak ada perhatian. Tandasnya.
Sampah jika dikelola dengan baik, akan bisa menghasilkan nilai tambah. Namun jika sampah ditumpuk bukan pada tempatnya, maka sampah akan menjadi sumber penyakit.
“Nampak sampah berserakan di sembarang tempat, sepanjang hampir 100 meter sampah menghiasi Jalan lingkar Ihsan Iskandar Kr Tumpu, artinya keindahan kota di Jeneponto tidak Gammara (indah) lagi”, pungkasnya.

(*)






