JENEPONTO – pantau24jam.net. Pengurus Federasi Olah Raga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Lantai 2 Cafe LINO Jalan Ikhsan Iskandar Kr Tumpu. Senin, 8/4/2024 sore Wita.
Sekretaris FORKI Kabupaten Jeneponto, Wayan Sujati, S.Pd M.Pd mengatakan Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut bertujuan untuk persiapan pelantikan pengurus periode 2023-2027 serta persiapan pelaksanaan O2SN.
“Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut bertujuan untuk persiapan pelantikan pengurus periode 2023-2027 serta persiapan pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) oleh Dinas Dikbud Kabupaten Jeneponto”, ujar Sekretaris FORKI Kabupaten Jeneponto, Wayan Sujati, S.Pd M.Pd.
Selain itu, juga persiapan kegiatan Festival Pelajar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jeneponto dan kejuaraan open turnamen Piala Presiden di GOR Universitas Hasanuddin Makassar bulan Juli nanti.
Sementara itu, Ketua FORKI Kab Jeneponto, Andi Zulkarnain Nurdin S.Sos M.Si MAPD mengatakan agar perlu segera membentuk tim atlit FORKI Jeneponto.
“Seleksi segera agar ada tim atlit FORKI Jeneponto, kita sudah punya fasilitas matras dari KONI Jeneponto. Tempat pemusatan latihan akan di infokan lebih lanjut. Atlit ini juga untuk persiapan Porprov 2026 di Wajo”, terangnya.
Kita cukup serius menghadapi Porprov Sulsel ini sesuai arahan KONI yang mengusung target medali sebanyak-banyaknya di ajang ini, makanya rapat koordinasi ini kita fokuskan. Terima kasih FORKI Jeneponto sukses melaksanakan Open Turnament PEWARTA CUP di GOR Jeneponto bulan Maret kemarin. Ungkapnya.
Dijelaskan Andi Zulkarnain Nurdin, anggaran untuk semua kebutuhan atlet mulai dari biaya makanan, vitamin, buah-buahan, puding, harus bergizi hingga transportasi setiap tahun juga dibahas agar dipersiapkan secara rinci.
Bendahara FORKI Jeneponto Muh Tastif S.IP juga menyampaikan kendala yang ada saat ini yaitu, saldo kas masih kosong dana pembinaan dari KONI masih belum jelas apakah mencukupi untuk cabang olahraga (Cabor) karate atau tidak.
“Yang jelas saya sudah menyampaikan di Musrembang tentang dana yang sangat minim untuk karate, saat itu hadir legislatif dan kepala badan keuangan dan aset daerah. Semoga dana untuk cabor karate tidak mengecewakan”, tuturnya.
Selama ini, anak-anak atlit kita ikut pertandingan dengan biaya sendiri, padahal membawa nama daerah Jeneponto. Makan minum, transport serta vitaminnya patungan para atlit. Inilah yang membuat miris perkembangan olahraga di Jeneponto. Ungkapnya.
Di akhir rapat, Andi Zulkarnain mengagendakan akan bertemu dengan seluruh karateka Jeneponto serta para pelatih. Rencana ini untuk menjemput semangat atlet agar mereka semakin termotivasi meraih medali.
Rapat yang turut dihadiri Ketua Umum FORKI Kabupaten Jeneponto, Andi Zulkarnain Nurdin, Sekretaris Umum Wayan Sujati, Bendahara Umum Muh Tasrif, para pelatih dan pengurus lainnya dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama dan santap malam bersama.

Rustam Yudhi / Dg Rowa






