AMBA Sultra dan Divisi Seni Budaya Mabes KIWAL Garuda Hitam, Siap Berkolaborasi dalam Pelestarian Budaya

KENDARI – pantau24jam.net. Pengurus Besar Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (PB AMBA Sultra) dan Divisi Seni & Budaya Mabes Kiwal Garuda Hitam menegaskan komitmen bersama untuk menjalin kolaborasi strategis dalam pelestarian, promosi, dan pertukaran informasi budaya di kawasan timur Indonesia.

Ketua Umum PB AMBA Sultra, Stenly Diover, S.T., menyampaikan bahwa penguatan kerja sama antar organisasi budaya menjadi langkah penting untuk memastikan nilai-nilai tradisi tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Bacaan Lainnya

“AMBA Sultra dan Kiwal Garuda Hitam memiliki visi yang sama dalam memastikan kekayaan budaya tetap hidup, berkembang, dan dipromosikan secara positif. Kami siap berkolaborasi dalam berbagai program pelestarian, dokumentasi, hingga pertukaran informasi budaya,” jelas Stenly. Jum’at, 5/12/2025.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi bagi berbagai agenda ke depan, termasuk kegiatan seni, festival budaya, riset kearifan lokal, hingga pemberdayaan komunitas adat.

Sementara itu, Divisi Seni & Budaya Mabes Kiwal Garuda Hitam Sulsel melalui Ketua Divisi, Daeng Mangemba, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut.

Menurutnya, kerja sama lintas daerah dapat memperkaya pengalaman, wawasan, sekaligus memperkuat identitas budaya Nusantara.

“Kami sangat terbuka dan siap bekerja sama dengan AMBA Sultra. Sinergi ini penting dalam upaya melestarikan budaya, terutama di tengah arus digitalisasi dan perubahan sosial yang cepat,” ujar Daeng Mangemba.

Di sela komunikasi dan penguatan kemitraan itu, PB AMBA Sultra juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Daeng Mangemba, Ketua Divisi Seni & Budaya Kiwal Garuda Hitam Sulsel.

Stenly Diover menyampaikan doa dan apresiasi atas dedikasi Daeng Mangemba selama ini.

“Selamat ulang tahun kepada Kakanda Daeng Mangemba. Semoga selalu diberi kesehatan, panjang umur, dan terus menjadi sosok yang menginspirasi dalam dunia seni dan budaya,” tutupnya.

Rencana kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konstruktif bagi pelestarian budaya lokal di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

PB Amba Sultra / kpkmsultra.com

Pos terkait