Seorang Anak Lelaki Diduga Hilang Terbawa Arus Air Aliran Drainase di Kajang

BULUKUMBA – pantau24jam.net. Seorang anak lelaki bernama Syahrul bin Salam (2) tahun, dikabarkan terjatuh ke aliran drainase hilang terbawa arus. Sabtu, 4/5/2024 sore,

Korban iketahui sempat bermain di sekitar aliran drainase depan rumahnya di Dusun Kanari Desa Possitanah, Kecamatan Kajang, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Menurut Kepala Desa Possitanah, Baharuddin, sekira pukul 13.30 Wita, korban Syahrul terlihat oleh warga setempat bermain bersama-temannya di samping aliran drainase tersebut saat sedang hujan lebat.

Selang beberapa waktu, Syamsuddin warga paruh baya melihat korban terpeleset dan jatuh di drainase dan terbawa arus.

“Korban sempat dilihat salah satu warga dekat rumahnya atas nama Syamsudin terjatuh dan terbawah arus, berhubung Syamsuddin dikabarkan kurang sehat sehingga tak mampu untuk mengejar korban yang terbawa arus”, ujar Kades Possitanah.

Teriakan untuk meminta pertolongan dari warga setempat untuk menyelamatkan korban telah dilakukan, namun teriakan tak terdengar karena hujan begitu lebat. Kata Baharuddin.

Hujan lebat mengakibatkan arus air drainase tersebut begitu kuat sehingga korban tak mampu diselamatkan.

Sementara itu, orang tua korban saat ini berada di luar daerah sehingga korban hanya ditemani oleh kakaknya yang sudah berkeluarga dan berada di dalam rumah saat kejadian tersebut.

“Kakaknya korban ada didalam rumah saat hujan lebat sehingga tidak mendengar teriakan dari warga saat adiknya terbawa arus”, terangnyam

Mengetahui hal itu, Keluarga korban bersama pihak warga sekitar melakukan pencarian di sekitar pinggiran aliran drainase tersebut.

Pencarian dilakukan mulai dari depan rumah hingga ke muara sungai yang mengarah ke jembatan Raowa kajang.

Karena korban tidak juga ditemukan, akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim SAR Bulukumba, Bantaeng, SAR Kampus UNM, BPBD Kabupaten Bulukumba, Babinkamtibmas Polsek Kajang, masyarakat setempat, hingga satuan Brimob Kabupaten Bone pun turut hadir dalam pencarian korban tersebut.

“Tim SAR Gabungan masih terus berusaha melakuan pencairan terhadap korban. Semoga pencairan terhadap korban dapat membuahkan hasil yang maksimal”, pungkasnya.

(*)

Pos terkait