Longsor Curug Lawe Kendal Disertai Pohon Tumbang Tewaskan Satu Orang Wisatawan

 

JAKARTA – pantau24jam.net. Peristiwa longsor yang disertai tumbangnya pohon besar di kawasan wisata Curug Lawe Secepit, Desa Ngesrep Balong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Sabtu (7/11/2026) sekira pukul 16.00 WIB, menewaskan seorang wisatawan perempuan dan menyebabkan tiga orang lainnya terluka,

Bacaan Lainnya

Kapolsek Limbangan, Sigit Heri Wibowo, membenarkan kejadian tersebut saat ditemui di Puskesmas Limbangan pada Sabtu malam. Seluruh korban merupakan wisatawan yang berada di lokasi ketika longsor terjadi.

“Memang benar telah terjadi longsor di obyek wisata Curug Lawe Secepit pada hari Sabtu (7/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Korbannya seorang wisatawan perempuan,” ujar Sigit Heri Wibowo, Kapolsek Limbangan.

Tim SAR gabungan menemukan korban meninggal dunia dalam kondisi tertimbun material longsor. Tanah dan sebuah pohon berukuran besar menimpa korban di lokasi kejadian.

“Saat ditemukan di lokasi kejadian, korban tertimbun tanah dan pohon besar yang longsor,” ujar Sigit Heri Wibowo.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Desi Syifanul Qobi. Perempuan tersebut merupakan warga Desa Pencabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

“Korban yang meninggal ini atas nama Desi Syifanul Qobi warga desa Pencabean Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal,” jelas Sigit Heri Wibowo.

Selain korban meninggal, petugas gabungan dari TNI-Polri dan tim SAR juga menemukan tiga wisatawan yang selamat setelah sempat tertimbun material longsor. Mereka adalah Aura Artika, Dita Eliana, dan Bima Putra Mulana.

“Di lokasi kejadian, TNI-Polri dan tim SAR gabungan yang menyisir lokasi juga menemukan tiga korban selamat yang tertimbun reruntuhan longsor”, terangnya.

Tiga korban itu bernama Bima Putra warga Tegal, Dita Elianan dan Aura Artika warga Kaliwungu. Sambung Sigit Heri Wibowo.

Berdasarkan identitas korban, Aura Artika berasal dari Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Dita Eliana merupakan warga Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, sedangkan Bima Putra Mulana berasal dari Desa Pencabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Setelah seluruh korban ditemukan, petugas menghentikan operasi pencarian pada Sabtu malam. Keputusan tersebut diambil karena tidak ada lagi wisatawan yang dilaporkan menjadi korban dalam kejadian tersebut.

“Sudah tidak ada lagi korban sehingga malam ini operasi pencarian dihentikan. Seluruh korban yang berjumlah empat orang telah ditemukan,” tambah Sigit Heri Wibowo.

Jenazah Desi Syifanul Qobi selanjutnya dibawa ke RSUD Suwondo untuk disucikan. Sementara itu, tiga korban selamat masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Limbangan.

(*)

 

Pos terkait