Kelompok Pendukung Moha Bin Batjo Bubarkan Paksa Aksi PMII Makassar di AAS Building

MAKASSAR – pantau24jam.net. Aksi damai yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Makassar di depan Kantor AAS Building, Jalan Urip Sumoharjo No. 3, Kecamatan Panakkukang, berakhir ricuh.

Massa PMII dibubarkan paksa oleh se kelompok penggugat yang mengaku sebagai ahli waris dari Moha bin Batjo. Selasa, 4/8/2026.

Bacaan Lainnya

“Kami menyoroti adanya dugaan keterlibatan AAS Building dalam sengketa tanah di Lakkang Ca’di,” ujar Ketua Cabang PMII Makassar, Arfiansyah Aris.

Pria yang akrab disapa Fian ini sangat menyayangkan tindakan represif yang dilakukan oleh kelompok massa dari ahli waris Moha bin Batjo.

Tindakan menghadang mahasiswa ini mengindikasikan adanya kerjasama terselubung antara pihak penggugat lahan dengan AAS Building.

“Yang kami soroti itu AAS Building, tetapi mengapa mereka (ahli waris) justru merepresi aksi kami. Kecuali, memang sudah ada komunikasi atau kerja sama antara pihak AAS dengan penggugat,” jelas Fian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kelompok ahli waris penggugat memang terlihat sudah bersiaga di samping gedung AAS Building sebelum demonstran tiba.

Terlihat juga Nursiah, Agustina, dan Salma yang merupakan penggugat dalam perkara no.254/Pdt.G/2026/PN Mks terkait sengketa lahan di Lakkang Ca’di. Saat massa PMII Makassar mulai berorasi, kelompok tersebut langsung mendatangi dan mengintervensi mahasiswa.

Kader PMII Makassar lainnya yakni Ade, menilai tindakan represif tersebut merupakan skenario terstruktur untuk mengalihkan substansi tuntutan mahasiswa.

”Ini skemanya sengaja ingin membenturkan massa aksi di lapangan, agar nama AAS Building tidak tersorot dalam pusaran sengketa ini,” kata Ade.

Guna menghindari bentrokan fisik yang lebih meluas, massa aksi PMII Makassar akhirnya memilih untuk menarik diri dan membubarkan barisan secara teratur.

Untuk diketahui, aksi damai itu sengaja digelar untuk menyuarakan adanya dugaan keterlibatan pihak AAS Building dalam sengketa lahan yang terjadi di kawasan Lakkang Ca’di.

(*)
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok

Pos terkait