SIDRAP – pantau24jam.net. Keluarga besar Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 08 Sidenreng Rappang menggelar lomba layang-layang pada 28-30 September 2026 di Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
Permainan tradisional yang dikenal menghasilkan bunyi ketika diterbangkan itu berlangsung di Jalan Mangga, Lorong 1, Desa Otting, dengan peserta terbuka untuk berbagai usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa.
Desa Otting berjarak sekitar 27 kilometer dari Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidrap di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.
Perlombaan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan hadiah dan trofi.
Masyarakat Desa Otting menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu cara mempertahankan permainan tradisional di tengah perkembangan bentuk hiburan dan permainan modern.
Penyelenggaranya seorang tokoh masyarakat Adat Towani Tolotang Sidrap Wa, Gilingeng yang juga anggota RAPI JZ24CTJ pada DPPOW RAPI Sidrap.

Kepala Desa Otting Pallawa Gau mengatakan lomba layang-layang juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga.
“Lomba ini diadakan agar kita menghidupkan kembali permainan lokal dan menyemarakkan acara Mappadendang juga,” katanya.
Lomba tersebut nantinya dirangkaikan dengan acara Mappadendang yang digelar masyarakat Desa Otting.


Layang-layang yang diperlombakan bukan jenis layang-layang kecil yang biasa dimainkan anak-anak.
Jenis yang digunakan adalah layang-layang pitu-pitu, layangan tradisional Bugis yang memiliki perangkat khusus untuk menghasilkan bunyi ketika berada di udara.
Nama pitu-pitu merujuk pada unsur bunyi atau nada yang dihasilkan layang-layang tersebut. Suara muncul dari bagian khusus yang dipasang pada layangan dan bergetar ketika terkena aliran angin.

Tim.





