Tercatat 20 Polisi Nakal Dipecat di Sulsel, Kapolda Ungkap Fakta Mengejutkan di Rilis Akhir Tahun 2025

MAKASSAR – pantau24jam.net. Fakta mencengangkan terungkap dalam Rilis Akhir Tahun 2025 Polda Sulawesi Selatan.

Kapolda Sulsel, Inspektur Jenderal Djuhandhani Raharjo Puro, mengungkap bahwa jumlah polisi nakal yang dijatuhi sanksi Pemecatan Tidak dengan Hormat (PTDH) ternyata mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025.

Pemaparan tersebut disampaikan langsung saat konferensi pers di Aula Mappaodang Mapolda Sulsel, yang dihadiri jajaran pejabat utama dan insan pers. Senin, 29/12/2025.

Di hadapan awak media, Djuhandhani menegaskan bahwa Polda Sulsel menerapkan sistem reward and punishment secara tegas bagi seluruh personel.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 115 anggota menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi mereka.

“Tiga personel dinilai kreatif, 57 personel berhasil mengungkap kasus, sembilan personel turut menyelamatkan keuangan negara, dan 46 personel meraih juara di bidang olahraga,” ungkapnya.

Namun di balik deretan prestasi tersebut, ada pula sisi lain yang tak bisa dipungkiri. Meski pelanggaran disiplin anggota tercatat menurun dibanding tahun sebelumnya, beberapa personel tetap harus menerima hukuman tegas.

“Tahun 2024 terdapat 124 laporan pelanggaran disiplin, sementara di 2025 hanya 63 kasus, turun 50,81 persen,” jelasnya.

Hal serupa terjadi pada pelanggaran kode etik. Polda Sulsel mencatat 82 kasus pada tahun 2025, jauh lebih rendah dibanding tahun 2024 yang mencapai 140 kasus.

Meski demikian, angka pemecatan justru mengalami peningkatan. Djuhandhani mengungkapkan, sepanjang 2025 terdapat 20 anggota yang dijatuhi sanksi PTDH, atau naik 25 persen dibanding tahun 2024 yang berjumlah 16 orang.

“Perbandingan jumlah PTDH meningkat 25 persen. Tahun 2024 ada 16 orang, sementara tahun 2025 naik menjadi 20 orang,” tegasnya.

Djuhandhani menekankan, langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen Polda Sulsel dalam menjaga marwah institusi dan menegakkan profesionalisme aparat kepolisian.

“Yang berprestasi kita beri penghargaan, yang melanggar kita tindak. Itu komitmen kami,” tutupnya.

Top

Pos terkait