Diduga Tertipu Investasi Dapur MBG, Korban Resmi Melapor ke Polres Jeneponto

JENEPONTO – pantau24jam.net. Dugaan kasus penipuan investasi yang melibatkan pihak Yayasan Dapur MBG kini resmi dilaporkan ke Mapolres Jeneponto.

Sebanyak lima orang korban mendatangi kantor polisi dan melaporkan kasus tersebut ke unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter). Kamis, 26/3/2026.

Bacaan Lainnya

Dilansir DetikSR.id, para pelapor mengaku telah mengikuti skema investasi yang ditawarkan oleh pihak yayasan dengan kesepakatan kontrak selama enam bulan.

Dalam perjanjian tersebut, para investor dijanjikan keuntungan dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani di atas materai.

Namun, di tengah masa kontrak yang belum berakhir, pihak yayasan yang disebut berada di bawah kepemimpinan Nurzakia selaku Ketua Yayasan Turatea Nusantara Emas, diduga secara sepihak memutus kontrak tanpa adanya konfirmasi atau kesepakatan dengan pihak investor.

“Dana awal memang dikembalikan, tapi keuntungan yang sudah dijanjikan tidak diberikan. Bahkan kontrak diputus tanpa sepengetahuan kami,” ungkap salah satu pelapor.

Merasa dirugikan, kelima korban akhirnya menempuh jalur hukum dengan membawa sejumlah bukti, termasuk dokumen perjanjian yang telah ditandatangani kedua belah pihak.

Selain melapor ke pihak kepolisian, para pelapor juga berencana melakukan penyegelan terhadap lokasi MBG yang berada di Kelurahan Pabiring, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, apabila tidak ada itikad baik dari pihak yayasan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Dapur MBG belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan yang diajukan oleh para korban.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan pihak Polres Jeneponto dan diharapkan dapat segera menemukan titik terang bagi semua pihak yang terlibat.

(*)
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok

Pos terkait