Bupati Paris Yasir Buka Kompetisi Inovasi Daerah 2026, Dorong OPD Hadirkan Terobosan Berdampak Nyata

JENEPONTO – pantau24jam.net. Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., secara resmi membuka Kompetisi Inovasi Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jeneponto, di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto. Sabtu, 24/10/2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jeneponto sekaligus mendorong lahirnya berbagai terobosan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan dan penanggulangan kemiskinan.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran pemerintah kecamatan untuk membangun pola kerja yang terpadu, kreatif, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, inovasi harus menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah dalam menghadirkan perubahan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah bukan semata-mata menjadi kebanggaan kepala daerah dan wakil kepala daerah, melainkan merupakan capaian yang harus dirasakan dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto.

Karena itu, setiap perangkat daerah diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan baru, memperbaiki pola kerja, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Inovasi Berkualitas, Pelayanan Publik Semakin Baik

Menghadapi tahun 2027, Bupati mendorong seluruh OPD dan pemerintah kecamatan agar semakin proaktif menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan, potensi, serta karakteristik wilayah masing-masing.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan inovasi sebagai salah satu indikator dalam mendorong peningkatan kinerja perangkat daerah.

Dengan demikian, setiap pimpinan OPD diharapkan memiliki komitmen untuk terus melakukan pembaruan, meningkatkan efektivitas program, dan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Bupati, inovasi tidak selalu harus dimulai dari gagasan besar atau teknologi yang kompleks. Hal terpenting adalah keberanian untuk memulai, kesungguhan dalam menjalankan gagasan, serta konsistensi dalam memastikan inovasi tersebut memberikan dampak positif.

Prestasi dalam kompetisi tingkat nasional tentu menjadi harapan, tetapi bukan satu-satunya tujuan. Lebih dari itu, inovasi harus mampu menjawab persoalan riil, memberikan kemudahan bagi masyarakat, dan menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.

Melalui kompetisi ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap semakin banyak perangkat daerah yang terpacu untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan mengimplementasikannya dalam program kerja yang terukur serta berorientasi pada kepentingan publik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Perhubungan, para camat, kepala OPD, serta peserta Kompetisi Inovasi Daerah Tahun 2026.

Penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem inovasi pemerintahan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Jeneponto yang semakin maju serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Humas

Pos terkait