Alamsyah Mahadi Kulle Mundur dari Ketua KONI Jeneponto

JENEPONTO – pantau24jam.net. Disisa lebih kurang 3 bulan lagi periode kepengurusan, Ir.H.Alamsyah Mahadi Kulle Kr Sewang mengundurkan diri sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jeneponto.

Pernyataan pengunduran diri dibacakan langsung Alamsyah Mahadi Kulle sesaat usai berbuka puasa bersama di akhir Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Jeneponto di Sekretariat KONI Jeneponto. Sabtu, 7/3/2026.

Bacaan Lainnya

Keputusan ini disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Selatan dibawakan didepan peserta Rapat yang dihadiri Ketua dan Pengurus Cabang Olahraga.

Dalam surat pengunduran dirinya, Alamsyah Kr Sewang menjelaskan bahwa, keputusannya didasarkan pada pertimbangan pribadi serta demi kemudahan koordinasi antara KONI Jeneponto dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam upaya pengembangan olahraga.

Ia juga menegaskan, pengunduran dirinya dilakukan atas dasar kesadaran pribadi tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

“Saya sudah tidak berada dalam sistem birokrasi Pemerintah Jeneponto, dan saya berharap keputusan ini dapat mempermudah koordinasi antara pengurus KONI Jeneponto dengan Pemerintah Jeneponto demi kemajuan atlet-atlet berprestasi di semua cabang olahraga,” ujarnya.

Dalam surat itu, Alamsyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus KONI Jeneponto serta cabang olahraga, jika selama masa kepemimpinannya terdapat sikap atau tindakan yang kurang berkenan.

Walaupun demikian, dirinya menegaskan tetap berkomitmen untuk mendukung perkembangan olahraga di Jeneponto.

“Jujur saja, saya trauma memberikan dana ke cabor dengan sistem Catat mi dulu “camidu” diluar dari anggaran KONI. Saya ditegur oleh aparat penegak hukum (APH) dari situlah saya tidak berani dalam pengelolaan anggaran KONI. Apalagi cabor butuh dana besar untuk Porprov Sulsel”, jelasnya.

Setelah pengunduran dirinya, maka secara otomatis struktur panitia pelaksana Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Jeneponto juga bubar.

“Dan diharap segera membentuk ulang panitia pelaksana beserta Steering Commite (SC)”, sambungnya.

Dengan pengunduran diri ini, posisi Ketua KONI Jeneponto diperkirakan akan segera diisi oleh pengganti yang akan ditunjuk melalui mekanisme organisasi yang berlaku dan minimal Wakil Ketua yang aktif yaitu Wakil Ketua 3

Cabang olahraga Jeneponto diperhadapkan dendam kondisi yang krusial, harus melaksanakan segera Musorkab dan anggaran Porprov 2026 yang belum jelas.

Alamsyah Mahadi Kulle memeluk bahagia Atlit Cabor Karate Jeneponto saat memperoleh medali emas pertama Porprov Sulsel di Kab Sinjai

Karpas

Pos terkait