Video Anggota DPRD Gowa yang Viral Terhapus, Pegiat Media Sosial Pertanyakan

GOWA – pantau24jam.net. Polemik terkait video yang sempat beredar di media sosial dan dikaitkan dengan aktivitas sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gowa saat kunjungan kerja di Yogyakarta masih terus menjadi perhatian publik.

Pegiat media sosial yang dikenal dengan sapaan Om Joni mempertanyakan hilangnya video tersebut dari media sosial, padahal sebelumnya sempat viral dan ramai diperbincangkan warganet.

Menurut Om Joni, penghapusan video tersebut justru menimbulkan tanda tanya baru di tengah masyarakat yang ingin mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi dalam rekaman yang beredar.

“Kalau memang video itu pernah beredar dan sempat viral, publik tentu ingin melihat langsung isi rekamannya. Sekarang justru sudah tidak ada lagi, sehingga orang bertanya-tanya kenapa dihapus,” ujar Om Joni dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Joni menilai, keberadaan video tersebut sebelumnya menjadi bahan diskusi di media sosial karena memperlihatkan momen yang kemudian dikaitkan dengan aktivitas sejumlah anggota DPRD Gowa saat berada di Yogyakarta.

Karena itu, menurutnya, transparansi sangat penting agar polemik yang berkembang di ruang publik tidak semakin memicu spekulasi.

Om Joni juga menyinggung kondisi masyarakat Kabupaten Gowa pada waktu yang hampir bersamaan dengan peristiwa tersebut.

Saat itu, kata dia, wilayah Gowa sedang menghadapi cuaca ekstrem yang menyebabkan angin kencang dan banjir di sejumlah wilayah.

“Waktu itu masyarakat Gowa juga sedang menghadapi dampak cuaca ekstrem. Ada rumah warga yang rusak akibat angin kencang dan banjir di beberapa tempat, sehingga wajar jika publik cukup sensitif terhadap isu yang beredar,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

Menurutnya, polemik ini sebaiknya disikapi secara terbuka dengan memberikan klarifikasi yang jelas kepada publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan.

“Yang dibutuhkan masyarakat sebenarnya hanya kejelasan. Kalau semuanya terbuka, publik juga bisa menilai sendiri tanpa harus berspekulasi,” tutupnya.

Id Amor
Follow Berita pantau24jam.net di TikTok

Pos terkait